love broaden vision,love enable creativity, and love expand intelegence

Rabu, 30 November 2011

sudah bisakah mengetik 10 jari???

Ada hal yang menarik, sebagian besar yang saya temui dari temen-temen kampus, temen maen yang sudah punya komputer ternyata masih mengetik menggunakan sebelas jari, padalahl kan jari nya cuma 10 (hehehhhe).......  itu hanya kiasan yang ane gunakan untuk pengetika yang kebanyakan hanya menggunakan 2 jari saja.....

Ane sebenarnya juga belum lancar juga ngetik 10 jari, tp lumayaanlah ngetik udah kagak liat keyborttttttttttttt,,,,
kenapa ane share kan disini, cz menurut ane ini keterampilan yang sangat amat di butuhkan untuk dasar menulis di komputer ataupun laptop, dan untuk menulis skripsi akan sangat membantu sekali,, ya pokokmen membantu sekali dalam pengetikan lah, ato manfaat bisa mengetik 10 jari banyak....

kita mualai sajo,,,,,, pertama-tama raba huruf F dan J ... pasti ada perbedaan dari huruf2 yang lain kan???iya gakkkk??? nah kl keybott agan normal pasti ada benjolannya...ituu untuk pembagian jari manis antara kanan dan kiri...
kedua......  untuk huruf yang lainnya menyesuaikan... dari pada ane jelasin pasti melelahkan otak ya kan??mending liat gambar berikut ...

itu adalah pembagian jarinya..... kemudian untuk latihannya agan bisa dengerin mp3 trus di ikutin liriknya, tp gak udah pake liat huruf, nanti kl udah terbiasa akan lancar jaya gan.... kl awal-awal mending pake permainan,, kaya ane dulu.. ini dia kl yang mau donlottttt pemainan belajar ngetik 10 jari klik disini gan

Jembatan oh jembatan,,, kenapa dikau ambruk???

Kabar yang kurang mengenakkan datang dari saudara2 kita yang berada di kalimantan, Yaitu Jembatan tenggarong ambruk, alias roboh,.... dan 18 orang tewas (sampai informasi yang ane dengar) yang lainnya masih dalam evakuasi, sejenak mari kita do'a kan semoga saudara2 kita yang menjadi korban di terima di sisihnya dan keluarga yang di tinggalkan di beri ketabahan,, amin...

Awal ane denger penyebabnya sih karena bahan yang rapuh (tempo). Ane berpikir, lha emang kalo bahan rapuh bisa buat jembatan, apakah tidak ada semacam sistem kelayakan yang di terapkan dalam pembangunan,,,,,, malah denger2 dari tipi pada saat pembangunan jembatan mungkin ada intrik2 korupsi, jadi gini, misal buat bahan jembatan di anggar kan sekian, trus yang bener2 dilaksanaain cuma setengahnya...... spontan ane malah jd sedikit emosi, ... kenapa sebegitunya ya, apa udh gak ada cara lain buat cari uang????,,,,hehehhe.. sabar-sabar gan.... itu kan cuma pendapat....hehehe

semoga sih kabar yang ane denger mengenai korupsi itu gak bener, dan semoga bisa di carikan solusi nya untuk persoalan ini, solusi lebih penting dari pada cari siapa yang salah,, iya gak gannn???.......

Stand Up comendy di indonesia

Belakangan ini aku lagi seneng ndengerin stand up comedy,, yaitu semacam orang yang melawak sendirian di depan, ada beberapa yang memang aku sukai dari lawakannya seperti raditya dika, lawakannya bukan lawakan sembarangan menurutku, tp lebih kepada lawakan yang memang dibutuhkan kecerdasan di samping mental tentunya..

Dari beberapa sumber, ternyata stand up sudah ada sejak dulu, hanya saja di indonesia baru ada ato berkembanga saat-saat ini, tp dari dulu sebenarnya sudah ada, gak percaya????,,, ya udah....hehehe... 
kita ambil contoh warkop... siapa yang gak kenal dono, kasino, indro, grup lawak yang sangat berkarakter ini, yang pada masa nya sangat terkenal,, ya setidaknya di daerahku cz daerah terpencil..,,,ehhhh.... tapi justru itu, di daerah terpencil seperti itu pun sudah terkenal apa lagi di kota,,setuju???? nah,,, warkop juga terkadang mengadopsi stand up, terutama dalam film2 nya,,,

Di era sekarang mudah2an komendi semacam ini bisa lebih berkembang, agar hiburan di indonesia semakin bervariasi dan tentu saja cerdas, tayangan di tv puun semoga lebih realita dan bener2 memberikan informasi yang sesungguhnya kepada masyarakat....

Minggu, 27 November 2011

Mengembangkan kemampuan berpikir cerdik

Mengembangkan kemampuan berpikir cerdik  
Berpikir cerdik  berbeda dengan berpikir licik. Berpikir cerdik berarti kita menggunakan akal budi untuk mendapatkan cara-cara yang baik untuk mengatasi suatu permasalahan. Berbeda dengan berpikir licik yang berusaha menggunakan akalnya untuk mencari cara yang buruk untuk memutarbalikkan fakta. Memang, kadangkala amat sulit membedakan antara berpikir cerdik dan licik.
Simak ceritera “Si Kancil”
Ketika si Kancil tertangkap petani dan dikurung dalam “kurungan” ia tidak panik. Ia sadar bahwa ia akan di sembelih untuk santapan “sang Petani”. Ia kemudian berpikir bagaimana caranya melepaskan diri. Ia kemudian melihat kurungan dan menyimpulkan bahwa ia tidak mungkin mampu membuka kurungan. Apa akal? Selagi ia berpikir datanglah seorang anjing. Pada saat itu terlintaslah sebuah ide.
“Ngapain kau kancil”, tanya anjing.
“Aku mau dijadikan mantu oleh pak Tani”, jawab si Kancil.
“Enak ya kamu Cil”, si Anjing iri.
“Kamu mau dijadikan mantu?”, si Kancil memancing.
“Mau!”, jawab anjing.
“Kalau begitu, kau masuk ke dalam kurungan ini”, kata si Kancil.
“Okey”, kata anjing dengan gembira.
Simak pula ceritera Abunawas berikut ini.
            Baginda Raya Harun Al Rasyid memanggil Abunawas untuk meminta nasehat karena ia sudah sebulan tidak berselera makan. Abunawas berpikir sejenak.
            “Baginda, hamba punya saran. Di hutan Tutupan, ada kijang berbulu putih yang dagingnya sangat lezat. Baginda pasti sembuh. Syaratnya Baginda harus menangkapnya sendiri”, kata Abunawas.
            “Baik, besok kita berangkat”, kata Baginda
Merekapun pergi berburu melalui jalan yang rumit. Baginda tampak lelah, haus dan lapar. Abunawas kemudian pergi memancing dan mendapatkan beberapa ekor ikan yang kemudian diberi garam dan asam serta memanggangnya. Bau harum semakin membuat baginda lapar.
            “Mari kita makan, Baginda”, ajak Abunawas.
            “Baik”, Baginda sangat berselera, dan memakan habis ikan tersebut.
            “Belum pernah aku memakan masakan selezat ini”. Mari kita lanjutkan berburunya”, ajak Baginda.
            “Maaf Baginda kijang itu tidak ada”, jawab Abunawas.
            “Lalu bagaimana dengan kesembuhan saya”, tanya Baginda.
            “Baginda telah sembuh dari penyakit baginda”, jawab Abunawas.

Dari ceritera itu, dapat kita baca bahwa si Kancil berusaha menggunakan akal pikirannya untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Ia berhasil menemukan ide dengan cepat meskipun ia harus mengorbankan pihak lain. Cerdik atau licik?
Berbeda dengan ceritera kedua dimana Abunawas dalam waktu yang singkat mampu mencarikan solusi untuk memecahkan masalah yang dihadapi oleh Baginda. Meskipun ceritera itu agak konyol, dapat dinyatakan bahwa Abunawar mampu berpikir cerdik. Memecahkan masalah dengan tepat dalam waktu yang cepat.
C.1. Strategi berpikir cerdik
Ada 8 strategi yang dapat mendorong  cara berpikir anda lebih produktif untuk memecahkan masalah:
  1. Lihatlah persoalan anda dengan berbagai cara yang berbeda dan cari perspektif baru yang belum perbah dipakai oleh orang lain (atau belum diterbitkan).
  2. Bayangkan
  3. Hasilkan! Karakteristik anak jenius yang membedakan adalah produktivitas.
  4. Buat kombinasi-kombinasi baru. Kombinasikan, dan kombinasikan ulang ide-ide, bayangan-bayangan dan pikiran-pikiran ke dalam kombinasi yang berbeda, tidak peduli akan keanehan atau ketidakwajaran.
  5. Bentuklah hubungan-hubungan; buatlah hubungan antara persoalan-persoalan yang berbeda.
  6. Berpikir secara berlawanan
  7. Berpikir secara metafora
  8. Persiapkan diri anda untuk menghadapi kesempatan.

Popular Posts

Recent Posts

Unordered List

Text Widget

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
kota yogjakarta, yogyakarta, Indonesia
menjadi orang yang bermanfaat untuk orang lain(di rindukan ketika tidak ada)

Pengikut